ASN Harus Tolak Lakukan Fraud

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
24 November 2022
36 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dan Surat Keputusan Bupati Pringsewu Nomor B/553/KPTS/U.13/2022 tentang Rencana Pengendalian Kecurangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu disebutkan bahwa dalam rangka meningkatkan integritas dan penguatan SPI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu diperlukan pengendalian atas tindakan kecurangan yang berindikasi pada tindak pidana korupsi. Pengendalian tersebut dapat dilakukan dengan bentuk pencegahan yang bersifat edukatif seperti sosialisasi.

Oleh karena itu, Penjabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah dalam sambutan tertulis yang disampaikan Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hipni, S.E., M.M. pada Sosialisasi Kebijakan Fraud Controling Plan (FCP) dan Implementasi Pemetaan Resiko Kecurangan dalam rangka peningkatan penilaian Integritas Pemerintah Kabupaten Pringsewu 2022 di Aula Utama pemkab setempat, Kamis (24/11/2022) berharap semua kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pringsewu berkomitmen membudayakan sikap dan perilaku serta berdeklarasi mulai dari hati, untuk mencegah kecurangan di perangkatnya masing-masing, sekaligus menyusun peta resiko.

Prinsip dasar dari FCP atau Rencana Pengendalian Kecurangan, menurutnya adalah bagaimana setiap penyelenggara daerah dan Aparatur Sipil Negara dapat menolak melakukan fraud atau kecurangan. "Karena tugas utama pengelola pengendalian kecurangan adalah melakukan fungsi koordinasi, monitoring dan evaluasi pengendaliannya," katanya.

Penjabat Bupati Pringsewu melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Suyarsih Fifi Herawati, Ak., M.Comm. dan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pringsewu H.Yanuar Haryanto, S.Sos., M.M., mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pringsewu senantiasa membudayakan perilaku manajemen dan tata kelola pemerintahan yang tertib, bersih dan tuntas. "Sehingga dalam bekerja nantinya akan aman dan nyaman serta selalu membawa keberkahan," imbaunya. (*/Diskominfo Pringsewu/Isnanto Hapsara, S.Kom.)



Post Terkait





Kategori