Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pesantren Mulazamah Bilbos

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
19 Oktober 2021
79 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Wakil Bupati Pringsewu Dr. Fauzi menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Mulazamah Bilbos sekaligus Perayaan Maulid Nabi Dusun Way Bayas, di Dusun III Way Bayas Panjerejo Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (19/10/2021).

Turut menghadiri Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ma'arif Habib Ahmad Ghozali Assegaf, Lc., MA., Pengasuh Majelis Dzikir Ahbadul Musthofa Pringsewu Habib Usman Bin Salim Bin Hasan Al Jufri, Pimpinan Pesantren Mulazamah Bilbos Ustadz Abu Umar Al Bayazi, Plt. Kabag Kesra Setdakab Pringsewu, Camat Gading Rejo dan Kapekon Panjerejo.

Ponpes Mulazamah Bilbos yang berada dibawah naungan Yayasan Hamalatul Quran Lampung ini akan dibangun di atas lahan seluas 8 hektar, yang nantinya terdiri dari sejumlah unit bangunan, diantaranya masjid, ruang belajar, tempat tinggal santri serta ruang sekretariat.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dalam sambutannya menyampaikan selamat serta syukur di Kabupaten Pringsewu kemajuan pendidikan Islam dirasa sangat pesat. Hal ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Daerah, karena di era saat ini dimana budaya dan pola kehidupan modern sudah berkembang sedemikian rupa, akan tetapi keyakinan dan kecintaan kepada agama masih terbilang kokoh.

Wabup menyadari bahwa Pemkab Pringsewu belum dapat berbuat banyak untuk kegiatan-kegiatan keagamaan. Akan tetapi, Pemkab Pringsewu selalu men-support kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat. "Insya Allah kegiatan keagaamaan di Pringsewu dapat berjalan dengan baik", ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Mulazamah Bilbos Ustadz Abu Umar Al-Bayazi mengungkapkan pihaknya sengaja mengadakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren pada hari peringatan maulid nabi, dengan harapan nantinya antara peringatan Maulid Nabi dengan milad Ponpes Mulazamah Bilbos dapat dilaksanakan bersamaan.

Didirikannya ponpes tersebut, kata Abu Umar berawal dari mimpinya saat sedang menuntut ilmu di Hadramau Yaman, dimana ia berkeinginan untuk mendirikan pesantren dengan kurikulum pendidikan yang betul-betul melestarikan nilai-nilai Islam. "Saya berharap Mulazamah Bilbos akan menjadi pesantren alternatif yang menjadi rujukan umat", harapnya.



Post Terkait





Kategori