Pringsewu Kota Pendidikan Perlu Dukungan Semua Pihak

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
28 Agustus 2012
869 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Sejak dahulu Pringsewu telah dikenal sebagai Kota Pendidikan di Provinsi Lampung. Sebutan itu muncul bukan tanpa alasan, karena sejak zaman dahulu Pringsewu telah memiliki jenjang pendidikan yang lengkap mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Sujadi saat menerima kunjungan reses anggota DPRD Provinsi Lampung di Bumi Jejama Secancanan, Selasa (28/8/2012).

Diungkapkan Sujadi, saat ini sarana pendidikan di daerah otonom berpenduduk 377.857 jiwa yang mendiami wilayah yang hanya seluas 625 km2 ini, terdiri dari 122 Paud, 3 taman kanak-kanak negeri, dan 27 TK swasta, 262 sekolah dasar negeri dan 5 SD swasta, 4 madrasah ibtidaiyah negeri dan 92 MI swasta, 2 madrasah tsanawiyah negeri dan 15 MTs swasta, 23 SMP negeri dan 32 SMP swasta, 9 SMA negeri dan 10 SMA swasta, 1 madrasah aliyah negeri dan 10 MA swasta, 2 SMK negeri dan 24 SMK swasta, 40 pondok pesantren, serta terdapat 9 perguruan tinggi swasta. “Pringsewu juga memiliki catatan prestasi yang membanggakan di bidang pendidikan, dimana sudah banyak tokoh-tokoh dari Pringsewu yang berkarir hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkap mantan wakil bupati Tanggamus ini.

Selain itu, lanjut dia, generasi muda Pringsewu juga tidak mau ketinggalan dengan menuai prestasi mengagumkan dan mengharumkan nama Pringsewu, semisal perolehan medali emas di olimpiade biologi internasional di Tsukuba Jepang dan Changwon Korea Selatan. Serta juara 2 nasional dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) nasional dalam bidang Teknologi Komunikasi Jaringan (TKJ) beberapa waktu lalu.

Namun demikian, sambungnya, sebagai kabupaten baru, Pringsewu tentunya masih sangat membutuhkan perhatian dan bantuan semua pihak, termasuk para anggota DPRD Provinsi Lampung, demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu, Abdullah Fadri Auli, anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan III yang meliputi Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan Pringsewu mengungkapkan pula sejumlah program pembangunan bagi Kabupaten Pringsewu yang sudah dianggarkan melalui APBD Provinsi Lampung, diantaranya di bidang pendidikan berupa pengembangan Sekolah Dasar, 7 paket bantuan perlengkapan siswa tidak mampu, bantuan RSBI, 7 paket hibah kewirausahaan SMK, pembangunan SMA negeri di Kecamatan Pardasuka, serta hibah ruang belajar PAUD, TK, SMP, SMA , dan juga SMK, serta sejumlah program lainnya yang kesemuanya adalah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Anggaran untuk bidang pendidikan di Provinsi Lampung sendiri mencapai 283 milyar lebih, belum termasuk di APBD perubahan," ungkap Aab, sapaan akrab Abdullah.

Acara reses DPRD Provinsi Lampung tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Handitya NSZP, sekretaris daerah Drs.Idrus Effendi, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, serta para kepala SKPD dan camat serta kepala sekolah se Bumi Jejama Secancanan. (*/Humas Pemkab Pringsewu/Isnanto Hapsara)



Post Terkait





Kategori