PUTUS RANTAI PENYEBARAN COVID-19, PEMKAB PRINGSEWU GEBRAK 100 RIBU MASKER DI HARI KESEHATAN NASIONAL

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
12 November 2020
48 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung membagikan 100 ribu masker kepada masyarakat di Bumi Jejama Secancanan. Kegiatan yang diberi nama 'Gebrak Masker' ini digelar Dinas Kesehatan setempat dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-56 Tahun 2020, sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19.

Aksi yang melibatkan unsur pemerintahan dan elemen masyarakat  ini digelar Kamis (12/11/20) di 13 titik lokasi yang menjadi wilayah kerja UPT Puskesmas se Kabupaten Pringsewu.

Lokasi Gebrak Masker ini, untuk wilayah kerja Puskesmas Gadingrejo yakni di Pasar Gadingrejo, Puskesmas Wates di Bundaran Tugu Gajah Simpang Pemda, Puskesmas Pringsewu di Perempatan Pasar Pringsewu, Puskesmas Rejosari di Terminal Pasar Sarinongko Pringsewu, BRI Unit Pringsewu 2 Jalan KH Ghalib, Kelurahan Pringsewu Utara, Kelurahan Pringsewu Barat, Pekon Podomoro, Masjid Taqwa, Pekon Bumiayu, Bumiarum, Podosari, dan Rejosari. Kemudian Puskesmas Ambarawa di Pasar Sumberagung, Puskesmas Pardasuka di Pasar Pardasuka, Puskesmas Bumiratu di Pasar Gumukmas, Puskesmas Pagelaran di Pasar Pagelaran, Puskesmas Sukoharjo di Pasar Pandansari, Puskesmas Bandung Baru di Pasar Bandung Baru, Puskesmas Aduluwih di Jalan Kesehatan Adiluwih, Puskesmas Banyumas di Pasar Banyumas, dan Puskesmas Fajarmulia di Pasar Fajarmulia.

Bupati Pringsewu Sujadi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan Gebrak Masker tersebut, serta berharap dapat menekan laju penyebaran dan memotong rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pringsewu yang saat ini pada angka komulatif 43 kasus.

Sujadi juga mengingatkan warga untuk senantiasa patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, selalu mencuci tangan dengan memakai sabun pada air yang mengalir pada saat sebelum dan sesudah beraktifitas, menggunakan masker dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. "Satukan tekad menuju Indonesia sehat. Dengan pulihnya kesehatan masyarakat, diharapkan perekonomian warga akan kembali bangkit dan bergeliat", ujarnya. (*/ ∆nton H.)



Post Terkait





Kategori