Rakor Anev dan Coffee Morning Penanganan Covid-19 dan PPKM Berbasis Mikro

Diterbitkan oleh Kabupaten Pringsewu
13 Juli 2021
81 Kali Dilihat


PRINGSEWU - Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Pringsewu Hasan Basri, S.E., M.M., Menghadiri Rapat Koordinasi dalam Rangka Analisis dan Evaluasi (Anev) dan Coffee Morning Kegiatan Penanganan COVID-19 dan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten Pringsewu, yang dilaksanakan di Aula Polres Pringsewu, Selasa (13 Juli 2021).

Rakor yang dipimpin oleh Kapolres Pringsewu  AKBP. Hamid Andri Soemantri, S.I.K., ini turut dihadiri oleh Kodim 0424 Tanggamus, Kapten. P. Rahmat.H, Kadis Kesehatan Kabupaten Pringsewu dr. Ulinnoha, Kasat Pol PP Ibnu Harjiyanto, S.Pd., Kadis Koperindag Bambang Suhermanu, S.Sos, beserta para Perwakilan OPD lainnya dan beberapa Direktur Rumah sakit Swasta.

Asisten III Bidang Adm. Umum Hasan Basri dalam sambutannya mengatakan tentang PPKM Berbasis Mikro, Bupati Pringsewu sudah membuat Edaran yang telah diedarkan kesemua OPD sampai tingkat pekon. Saat ini Bupati Pringsewu bersama Wakil Bupati sedang melakukan Video Conference beserta OPD dan seluruh kecamatan dan pekon untuk tindak lanjut penanganan pandemi di tingkat pekon.

"Tentunya kita semua harus bersama-sama menangani pandemi ini, agar Kabupaten Pringsewu semakin membaik serta penyebaran Covid-19 bisa teratasi dan tidak ada penambahan kasus lagi", ungkapnya.

Sementara Kapolres Pringsewu AKBP. Hamid Andri Soemantri menjelaskan, jumlah kebutuhan gas oksigen dan obat-obatan di Kabupaten Pringsewu akan kami periksa jangan sampai ada kelangkaan. Kapolres juga menghimbau kepada pihak rumah sakit agar benar-benar memenuhi ketersediaan gas oksigen jangan sampai kehabisan. Diharapkan antar rumah sakit dapat bekerja sama, jika ada rumah sakit yang masih banyak stok kesediaan oksigen, dapat membantu rumah sakit lain yang membutuhkan.

"Begitu pula terkait ketersediaan tempat tidur di setiap rumah sakit harus benar-benar transparan, serta tenaga kesehatan jangan sampai ada kekurangan. Kita bisa menyurati provinsi untuk minta bantuan tenaga kesehatan jika diperlukan, atau kita bisa menarik tenaga perawat yang kompeten untuk direkrut, agar pasien yang terpapar bisa tertangani dengan baik. Data-data yang yang ada mohon untuk di cek kebenarannya, dan untuk jadi perhatian juga limbah medis yang ada dipelayanan kesehatan mohon ditertibkan. Ketika PPKM mikro kita terapkan, semua harus menaatinya", tegasnya.

Pewarta : Solihin

Editor : Rakhmat

Copyright @ Diskominfo Kabupaten Pringsewu



Post Terkait





Kategori